Untuk waktu yang lama, produsen asing dari Amerika Serikat dan Jepang telah mendominasi pasar penghambat api global dengan keunggulan mereka dalam teknologi, modal, dan jenis produk. Industri penghambat api Tiongkok memulai perkembangannya terlambat dan berperan sebagai penangkap peluang. Sejak tahun 2006, industri ini berkembang pesat.

Pendahuluan Bahan Penghambat Api
Pada tahun 2019, pasar penghambat api global mencapai sekitar 7,2 miliar USD, dengan perkembangan yang relatif stabil. Kawasan Asia Pasifik menunjukkan pertumbuhan tercepat. Fokus konsumsi juga secara bertahap bergeser ke Asia, dan peningkatan utama berasal dari pasar Tiongkok. Pada tahun 2019, pasar penghambat api Tiongkok meningkat sebesar 7,7% setiap tahunnya. Penghambat api terutama digunakan dalam kawat dan kabel, peralatan rumah tangga, otomotif, dan bidang lainnya. Dengan perkembangan material polimer dan perluasan bidang aplikasi, penghambat api banyak digunakan di berbagai bidang seperti bahan bangunan kimia, peralatan elektronik, transportasi, kedirgantaraan, furnitur, dekorasi interior, pakaian, makanan, perumahan, dan transportasi. Penghambat api telah menjadi aditif modifikasi material polimer terbesar kedua setelah plasticizer.

Dalam beberapa tahun terakhir, struktur konsumsi bahan tahan api (FR) di Tiongkok terus disesuaikan dan ditingkatkan. Permintaan akan bahan tahan api aluminium hidroksida ultra-halus menunjukkan tren pertumbuhan yang pesat, dan pangsa pasar bahan tahan api halogen organik secara bertahap menurun. Sebelum tahun 2006, bahan tahan api domestik sebagian besar adalah bahan tahan api halogen organik, dan produksi bahan tahan api fosfor anorganik dan organik (OPFR) hanya menyumbang sebagian kecil. Pada tahun 2006, bahan tahan api aluminium hidroksida (ATH) ultra-halus dan magnesium hidroksida di Tiongkok menyumbang kurang dari 10% dari total konsumsi. Pada tahun 2019, proporsi ini telah meningkat secara signifikan. Struktur pasar bahan tahan api domestik secara bertahap berubah dari bahan tahan api halogen organik menjadi bahan tahan api anorganik dan OPFR, yang dilengkapi dengan bahan tahan api halogen organik. Saat ini, bahan penghambat api brominasi (BFR) masih mendominasi di banyak bidang aplikasi, tetapi bahan penghambat api fosfor (PFR) semakin cepat menggantikan BFR karena pertimbangan perlindungan lingkungan.

Kecuali tahun 2017, permintaan pasar untuk bahan penghambat api di Tiongkok menunjukkan tren pertumbuhan yang berkelanjutan dan stabil. Pada tahun 2019, permintaan pasar untuk bahan penghambat api di Tiongkok mencapai 8,24 juta ton, dengan peningkatan tahunan sebesar 7,7%. Dengan perkembangan pesat pasar aplikasi hilir (seperti peralatan rumah tangga dan furnitur) dan peningkatan kesadaran pencegahan kebakaran, permintaan untuk bahan penghambat api akan semakin meningkat. Diperkirakan bahwa pada tahun 2025, permintaan untuk bahan penghambat api di Tiongkok akan mencapai 1,28 juta ton, dan tingkat pertumbuhan majemuk dari tahun 2019 hingga 2025 diperkirakan mencapai 7,62%.


Waktu posting: 10 Januari 2025